Sedikit dokumentasi diklat prajabatanQ
Label
- cerpen (18)
- Info Menarik (17)
- Kisah Ku (4)
- Magic (13)
- PAUD FIP UNM (59)
- PPG (20)
- Seputar Bola (3)
- Tahukah Anda??? (17)
- tips n trik (14)
Jumat, 25 September 2015
Pameran Rancangan Aktualisasi Diklat Prajabatan Mamuju Utara
Ada yang lengkap namanya dan ada yang entah milinya siapa
Kalau ini nyempatin photo dulu waktu keluar ruangan setelah seminar rancangan aktualisasi
Kamis, 23 April 2015
Ini Dia Informasi Tentang CPNS 2018
Welcome To My Blog...
Pada postingan kali ini Sukma akan memberikan informasi
tentang TEST CPNS 2018.
Tes CPNS sendiri terbagi atas TKD (Tes
Kompetensi Dasar) dengan menggunakan Sistem CAT serta TKB (Tes Kompetensi Bidang).
Tes Kompetensi Dasar adalah tes yang terdiri
dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes
Wawasan Kebangsaan (TWK).
Untuk mengetahui nilai TKD peserta CPNS maka
dilakukan dengan menggunakan sistem CAT CPNS yang mulai dilakukan pada
perekrutan CPNS tahun 2013 (hanya sebagian instansi) dan pada tahun 2014
diwajibkan seluruh instansi yang mengadakan CPNS untuk melaksanakan perekrutan
dengan sistem CAT, begitupun dengan tahun ini.
CAT merupakan singkatan dari Computer Assisted
Test yaitu sistem yang digunakan untuk merekrut CPNS yang dilakukan dengan tes
secara online dengan menggunakan komputer, sehingga kita hanya perlu klik-klik
jawaban yang muncul dilayar computer, sangat mudah.
Keunggulan dari sistem CAT CPNS ini adalah
nilai peserta yang akan langsung diketahui setelah selesai melaksanakan ujian
sehingga hasil ujian akan transparan, bersih dan akuntabel serta tidak dapat
dimanipulasi, hasil yang keluar adalah murni hasil dari jawaban yang dikerjakan
oleh peserta ujian.
Tetapi sebelum kita menjawab
soal-soal TKD dengan menggunakan sistem CAT CPNS ini kita harus lulus dalam tahap pertama perekrutan CPNS. Tahap pertama itu adalah dinyatakan Lulus Tes Administrasi terlebih dahulu dimana
kelulusan tersebut ditentukan dari kelengkapan berkas peserta serta pendidikan
dalam ijazah harus sesuai dengan formasi yang dibutuhkan oleh instansi yang
mengadakan perekrutan CPNS.
Jika sudah Lulus Tes Administrasi maka akan
diberikan kartu ujian untuk mengikuti Ujian TKD. Pada tahap inilah kita melakukan Test Kemampuan Dasar (TKD) dengan sistem CAT CPNS.
Dalam TKD memiliki 3 jenis bidang pengujian
yaitu
1.
Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal
2.
Tes Inteligensi Umum (TIU) 30 soal
3.
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal
Jadi total ada 100 soal dengan alokasi waktu
hanya 90 menit
Jadi 1 soal harus dikerjakan 0,9 menit atau 54
detik, oleh karena itu anda harus menjawab soal dengan cepat dan tepat.
Cara penilaiannya unik, Masing-masing soal
nilainya jika salah 0 dan jika benar 5, tapi khusus untuk TKP tidak ada nilai 0
nilainya antara skala 1 s.d. 5, tergantung jawaban yang diberikan. Jadi jika
seluruh soal dijawab dengan tepat maka nilai maksimumnya adalah 500.
Tes TKD juga memiliki nilai Passing Grade yang
harus dilampui oleh peserta, yakni pada CPNS tahun 2014 yang lalu nilai passing grade sbb :
Kriteria Nilai Ambang Batas (Passing Grade) Nilai Ambang Batas
1 72 % dari
nilai maksimal Tes Karakteristik Pribadi 126
2 50 % dari
nilai maksimal Tes Intelegensia Umum 75
3 40 % dari
nilai maksimal Tes Wawasan Kebangsaan 70
Jadi tiap peserta harus memiliki nilai 271
sebagai syarat lulus ke tahap selanjutnya, namun perlu diingat meskipun nilai
kita lebih dari 271 namun bila ada salah satu nilai yang belum melampaui Nilai
ambang batas maka peserta tetap dinyatakan gugur.
Dengan kata lain untuk lulus Passing Grade
anda harus benar dalam menjawab menjawab minimal 26 soal yang memiliki bobot 5 untuk
lulus TKP, harus benar minimal 15 soal untuk lulus TIU dan harus benar minimal
14 soal untuk lulus TWK. Namun perlu diingat bahwa jika anda lulus Passing
Grade bukan berarti anda langsung lulus CPNS tapi harus dilihat melalui
rangking serta kuota yang dibutuhkan.
Tes yang kedua adalah Tes Kompetensi Bidang
(TKB), tes ini berisi soal-soal terkait dengan jabatan yang akan kita pilih misalnya
Guru maka soal-soalnya berisi soal yang berkaitan dengan profesi guru begitu
pula dengan jabatan Akuntan ataupun yang lainnya.
Akan tetapi ada juga Instansi yang tidak melaksanakan
TKB (Tes Kompetensi Bidang) sehingga yang menentukan kelulusan adalah nilai TKD
dari semua peserta yang sudah di rangking dan diambil nilai teratas sesuai yang
dibutuhkan di Instansi tersebut sesuai dengan formasi yang dipilih.
Misalnya
:
Jumlah kuota CPNS yang akan diterima 5 orang,
Jumlah peserta yang melaksanakan ujian TKD (Tes Kompetensi Dasar) sebanyak 150
orang,
Maka nilai dari 150 orang peserta tersebut dikumpulkan
sesuai dengan formasi yang dipilih dan dirangking nilai tertingi ke nilai
terendah dan 5 orang yang memiliki nilai tertinggilah yang dinyatakan Lulus
(Perlu dicatat : Nilai Tertinggi dan melewati Passing Grade, karena percuma
saja tinggi tapi tidak melewati Passing Grade).
Agar anda menguasai soal-soal CPNS
satu-satunya cara adalah dengan mengasah kemampuan dan keterampilan mengerjakan
latihan soal-soal CPNS tahun-tahun sebelumnya jauh-jauh hari sebelum ujian CPNS
berlangsung. Karena soal-soal CPNS dari tahun-ketahun tidaklah jauh berbeda.
Bahan untuk soal CPNS kan terbatas, yang membedakan hanya angka-angka di dalam
soal dengan tingkat kesulitan yang hampir sama.
Sabtu, 16 November 2013
Logika Terbalik yang Seharusnya Tidak Boleh Dibaca
Kali ini Sukma membuat postingan yang seharusnya tidak boleh dibaca oleh
siapapun termasuk ANDA...
Entah harus memulai darimana because I think you don’t believe with it...
Yaaa... Aku rasa kamu tak akan percaya dengan semua ini (yang aku maksud
apa yang aku posting ini)
Mungkin sebagian dari kalian bertanya apa yang akan aku katakan di Blog ini
sehingga aku mengatakan seperti di awal tadi cerita ini “SEHARUSNYA TIDAK BOLEH
DIBACA OLEH SIAPAPUN”...
Apa kalian penasaran dengan cerita yang akan kuceritakan kepada kalian???
Apapun jawaban kalian tentu saja I don’t know your answer cause aku bukan
Deddy Courbuzier yang bisa membaca pikiran kalian walaupun aku sebenarnya suka
Sulap and like it very much...
Tapi aku bisa tau kalau kalian penasaran karena terus membaca postingan ini
sampai pada kalimat ini dan yang tidak penasaran dengan postingan ini pasti
bukan ‘KAMU’...
All Right!!! karena kalau kamu tidak penasaran mana mungkin kamu bisa
membaca sampai disini... Hehehe...
Sebelum saya cerita tentang hal yang seharusnya tidak boleh kalian baca ini
sebaiknya kalian siapkan mental kalian dan yang belum makan sebaiknya makan
dulu baru lanjut takutnya kalian kelaparan dan pingsan saat membaca... #Tragis
banget kayaknya tuhhh...
Dan jika kalian ingin tetap membacanya maka saya ‘Sukma Sukardi’ tidak
bertanggung jawab atas efek apapun yang terjadi terhadap kalian setelah
membacanya”.
Oke...
Anda memutuskan untuk tetap membaca...
Sebenarnya yang akan saya katakan disini adalah tentang “LOGIKA TERBALIK”...
Apakah anda tau tentang Logika Terbalik?
And I think sebagian dari kalian ada yang tau tentang logika terbalik
dan sebagian ada yang belum tau...
Sedikit ilustrasi,
Mungkin tidak aneh ketika kalian mendapati dinding yang penuh dengan
coretan iseng padahal sudah ada peringatan ‘dilarang corat-coret’ dan mungkin
coretan itu berupa ‘aku hanya menambah coretan’ sambil menunjuk peringatan
tersebut atau mungkin mencoretnya dengan ‘iya, saya tidak akan coret’ (padahal
sudah dicoret). Sering juga kalian mendapat peringatan ‘jangan berisik’ yang
ada di kelas, perpustakaan, rumah sakit, etc tapi justru ributnya minta ampun. Begitupun
dengan di ruang perkuliahan dilarang duduk di atas meja bangku kuliah justru
mahasiswa asik duduk padahal lebih nyaman duduk di bangkunya...
Begitupun dengan yang paling sering terjadi ada peringatan “dilarang buang
sampah sembarangan” tapi justru malah berserakan sampah di dekat peringatan
tersebut.
Nah... inilah yang dimaksud dengan Logika Terbalik...
Hal yang dilarang justru dilakukan, tidak boleh diartikan sebagai izin
namun ketika di izinkan malah tidak
melakukan apapun malahan tidak digubris atau dikerjakan.
Secara Psikologis kalimat ‘jangan’, ‘tidak boleh’ atau ‘dilarang’
mengandung Rasa Ingin Tahu yang luar biasa dimana anak-anak maupun orang dewasa
memiliki kecenderungan yang sama, jika dilarang mereka bertanya ‘kenapa?’
padahal hal yang dilarang tersebut justru nyaman menurut mereka dan reaksi selanjutnya
memilih melakukan hal yang ‘tidak boleh’ dan ‘dilarang’ itu untuk mengetahui
sebabnya.
Ketika dilarang main api dan ada yang nekat main api ketika tangannya
terbakar barulah ia mengerti kenapa main api itu dilarang, begitu juga ketika
membuang sampah sembarang dan akibatya banyak lalat dan bau yang tidak sedap
barulah mereka sadar...
Dan begitu juga dengan Postingan ini...
Meskipun sudah ada tulisan ‘seharusnya Tidak Boleh Dibaca’ tapi tetap saja
dibaca kan???
Begitulah kita selalu memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi tapi
semua itu tidak masalah selama perasaan itu mampu diarahkan kearah yang
positif...
Begitulah rasa penasaran yang sangat tinggi sehingga kalian membacanya...
Dan seperti saya bilang saya tidak bertanggung jawab karena kalian sudah kena
Trap dari awal... :D
Hehehe... :D
But it’s just for fun...
Thanks sudah kunjungi Blog saya...
Wassalammm...
Senin, 30 September 2013
PROGRAM KERJA KKN UNM ANGKATAN XXIX TAHUN 2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas rahmat dan karunianyalah, sehingga kami dapat menyelesaikan kegiatan (KKN)
UNM di Desa Siddo Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru yang tercinta ini. Selama kegiatan KKN berlangsung selama 2 bulan ini
sangatlah mendapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat maupun dari pemerintah
setempat, baik secara materi maupun nonmateri sehingga program kami dapat berjalan dengan baik.
Dalam kegiatan ini,
kami sepatutnya mengucapkan terima kasih kepada :
1.
Bapak Prof. Dr. Arismunandar, M. Pd. selaku Rektor
Universitas Negeri Makassar
2.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas
Negeri Makassar
3.
Dr.Herman M.Si selaku
dosen pembimbing KKN UNM
Kecamatan Soppeng Riaja
4.
Bapak Drs.As’ad Appas selaku kepala desa Siddo & Ibu desa Yusri S.pd beserta keluarga
5.
Ibu Nasriah & Bapak Daswan beserta keluarga
selaku orang tua kami selama di lokasi KKN
6.
Tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh pemuda desa Siddo
7.
Semua pihak yang turut berpartisipasi demi
terlaksananya kegiatan kami di lokasi KKN yang tidak bisa kami sebut
satu-persatu
Kami sangat
menyadari bahwa kami belum mampu memberikan yang terbaik pada masyarakat desa
Siddo tapi kami telah melakukannya dengan maksimal, selama kami melaksanakan KKN. Oleh karena itu, dengan segala
kerendahan hati kami memohon maaf yang sebesar-sebesarnya kepada
pemerintah Kabupaten Barru khusus kepada
pemerintah dan masyarakat Desa Siddo.
Siddo, 26
Agustus 2013
Mahasiswa KKN UNM
Angkatan XXIII
Desa Siddo
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata
(KKN) merupakan sebuah pola pengabdian masyarakat yang diharapkan menjadi
bagian pemberdayaan dan pembelajaran bagi mahasiswa untuk terjun dalam realitas
sosial masyarakat yang sebenarnya. Kuliah Kerja Nyata lahir dari saham
mahasiswa pada pembangunan. Ia muncul dari kesadaran bahwa mahasiswa sebagai
calon sarjana dapat bekerja untuk pembangunan dengan keluar dari ruang kuliah
dan perpustakaan untuk bekerja di lapangan.
Perguruan Tinggi mempunyai peran
dan andil yang sangat dominan dalam pengembangan masyarakat di
sekitarnya. Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai lembaga perguruan
tinggi yang aktif dalam proses pembangunan menyadari dengan penuh rasa tanggung
jawab bahwa tenaga ahli yang terdidik dan terlatih masih kurang didalam
masyarakat. Oleh karena itu UNM harus menerjunkan mahasiswa secara langsung ke
tengah-tengah masyarakat yang sedang membangun agar gerak pembangunan menjadi
lebih cepat serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang tepat, baik di bidang
fisik-materiil maupun dibidang mental spiritual keagaman.
Sebagai suatu perguruan tinggi
negeri di Indonesia UNM terbebani melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi,
yaitu Pendidikan, Penelitian Ilmiah dan Pengabdian pada masyarakat. Segala
kegiatan dalam mengembangkan ketiga dharma tersebut harus berorientasi kepada
masyarakat, dan pada akhirnya harus diabdikan untuk kepentingan masyarakat.
Mahasiswa UNM diharapkan mampu berperan dalam rangka pembangunan manusia
seutuhnya dalam masyarakat bangsa Indonesia yang sedang membangun. Mereka
seharusnya merupakan sumber motivasi yang dinamis dalam proses pembangunan
menuju ke arah inovasi dan modernisasi masa depan sesuai dengan cita-cita
bangsa Indonesia yang sosio-religius, yaitu masyarakat adil, makmur dan
sejahtera serta bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala, berdasarkan Pancasila
dan UUD 1945.
B.
Tujuan
Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan KKN adalah sebagai
berikut:
1.
Sebagai
perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat, dalam hal ini membantu pemerintah dalam mempercepat
pembangunan di segala bidang.
2.
Sebagai pendekatan perguruan tinggi terhadap masyarakat,
sehingga mampu menyelesaikan dinamika perkembangan masyarakat dalam
konsep-konsep pendidikan.
3.
Agar dapat terlibat langsung dengan masyarakat yang pada
gilirannya akan memperoleh pengalaman berharga yang tidak didapatkan di dunia
kampus.
4.
Menjalin hubungan baik antara mahasiswa KKN dari berbagai
disiplin ilmu yang berbeda.
5.
Mengkaji kemampuan mensosialisasikan disiplin ilmu
sebagai spektrum struktural masyarakat yang sangat kompleks dengan keunggulan
teori yang didapat dikampus.
6.
Sebagai media pengaplikasian pengetahuan teoritis dan
praktis, dalam pengembangan pendidikan di desa.
C.
Manfaat
Pelaksanaan
KKN diharapkan dapat memberikan manfaat pada Pemerintah Setempat, masyarakat,
dan mahasiswa KKN itu sendiri, adapun manfaat pelaksanaan KKN antara lain
sebagai berikut:
1.
Membantu
pemerintah dalam mempercepat laju pembangunan desa sehingga pembangunan dapat
merata antara daerah perkotaan yang sudah maju dan daerah pelosok yang masih
tertinggal.
2.
Dapat membantu
Pemerintah desa dalam pelaksanaan program kerja tahunan yang telah ditetapkan.
3.
Mempererat tali
silaturahmi antara masyarakat desa, dan
antara masyarakat dengan mahasiswa
peserta KKN.
4.
Dapat menambah
wawasan dan pengembangan bepikir secara intern dan disipliner mahasiswa,
melalui proses sosialisasi kepribadian/akademis, dan proses penemuan,
pengenalan masalah dan konsep pemecahan masalah dengan mengaplikasikan ilmu
yang diperoleh dalam kondisi dan situasi
nyata yang dialami atau di temui dalam kelompok masyrakat sebagai subjek
5.
D.
STRUKTUR ORGANISASI
STRUKTUR ORGANISASI
PLANNING OF ACTION
MAHASISWA KKN REGULER
UNM ANGKATAN XXIX 2013
DESA SIDDO KECAMATAN
SOPPENG RIAJA KABUPATEN BARRU
|
DOSEN
PEMBIMBING
Dr.Herman
M.Si
|
|
Koordinator
Desa
E R W A N
|
|
Sekretaris
SUKMA
SUKARDI
|
|
Bendahara
SALEHA
|
|
DALIPA ASTUTI
|
|
MUNADIRAH
|
|
ANGGOTA
|
|
RIFKA NURINDAH
|
|
DOSEN
PEMBIMBING
Dr.Herman
M.Si
|
|
Koordinator
Desa
E R W A N
|
|
Sekretaris
SUKMA
SUKARDI
|
|
Bendahara
SALEHA
|
|
DALIPA ASTUTI
|
|
MUNADIRAH
|
|
ANGGOTA
|
|
RIFKA NURINDAH
|
|
DOSEN
PEMBIMBING
Dr.Herman
M.Si
|
|
Koordinator
Desa
E R W A N
|
|
Sekretaris
SUKMA
SUKARDI
|
|
Bendahara
SALEHA
|
|
DALIPA ASTUTI
|
|
MUNADIRAH
|
|
ANGGOTA
|
|
RIFKA NURINDAH
|
|
BAHTIAR
|
|
NURAINI
|
|
MUAMMAR
|
|
BAHTIAR
|
BAB
II
DUKUNGAN
PEMERINTAH DAN MASYRAKAT
A.
Dukungan
Pemerintah
Pelaksanaan KKN Reguler mahasiswa program S1 Universitas
Negeri Makassar angkatan XXIX Tahun 2013 ini telah mendapat dukungan dan sambutan yang positif
baik dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, maupun Pemerintah Desa di
Kabupaten Barru selama 2 bulan untuk melaksanakan berbagai
program kerja di daerah ini.
Pemerintah desa
sangat menerima kehadiran mahasiswa KKN, ini terbukti karena terlaksana program
kerja mahasiswa KKN atas dukungan pemerintah desa yang sekaligus memberikan
masukan berupa program-program yang relevan dengan kondisi yang ada di Desa
Siddo.
Selain itu
pemerintah desa turut dalam membantu
pelaksanaan berbagai program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN, hal
ini ditunjukkan dengan adanya bantuan dari pemerintah desa yang berupa sumbangsih pemikiran yang berupa
masukan-masukan positif selama pelaksanaan KKN.
B.
Dukungan
Masyarakat
Masyarakat Desa Siddo yang dapat dikatakan mempunyai harapan besar atas kehadiran
Mahasiswa KKN dalam melakukan kegiatan-kegiatan
yang
tertuang dalam program kerja yang ada baik program kerja umum dan program kerja
tambahan.
BAB
III
PENYELENGGARAAN
PROGRAM KERJA KKN
A.
DESKRIPSI DAERAH/LOKASI KKN
Desa Siddo merupakan salah satu desa dari 5 desa dan 2 Kelurahan
yang terdapat di Kecamatan
Soppeng Riaja,
Kabupaten Barru. Batas Desa Siddo adalah sebagai
berikut:
Ø Sebelah Utara :
Desa Batu Pute
Ø Sebelah Timur :
Desa Manuba
Ø Sebelah Selatan :
Desa Lawallu
Ø Sebelah Barat :
Selat Makassar
Jumlah penduduk Desa Siddo kurang
lebih 3351 jiwa, dengan jumlah kepala keluarga sekitar 1000 kk yang terdiri
dari 810 kk laki-laki dan 190 kk perempuan. Luas wilayah Desa Siddo adalah 880
HA. Persentase pekerjaan masyarakat Desa Siddo
yang berprofesi sebagai Petani & Nelayan adalah 90% sisanya 10% berprofesi sebagai PNS dan
Wiraswasta.
Sebagian besar pemukiman penduduk
di Desa Siddo menggunakan bahan bangunan
berupa papan/kayu. Pola penataan bangunan pemukiman sudah cukup baik.
Fasilitas umum yang ada di Desa Siddo yaitu :
1. 4 unit masjid
-
Masjid Ittihad Siddo
-
Masjid Masdarul Khaer
-
Masjid Babul Salam
-
Masjid Nurul Iman
2. 1 unit
kantor Desa
3. 4 unit
Sekolah Dasar 2 Negeri
-
SDN Siddo
-
SDN Ceppaga
-
SDN Toe
-
SDN Lawallu
4. 2 unit
Sekolah Menengah Pertama & sederajat
-
SMP Negeri 1 Soppeng Riaja
-
MTs DDI Siddo
5. Lapangan
Sepak Bola
6. Lapangan Bulutangkis
7. 1 Puskesdes
(Pusat kesehatan desa)
8. 1 Pustu (Puskesmas
Pembantu)
9. 5 Posyandu
-
Posyandu Mangga(RT1 Siddo)
-
Posyandu Jahe(RT II Sidd)
-
Posyandu Selasi(Dusun Pallambarae)
-
Posyandu Delima(Dusun Ceppaga)
-
Posyandu Jambu (Dusun Congko) .
Kekurangan yang sangat menggangu di Desa Siddo adalah
masih ada dusun yang belum jalanannya belum di aspal sehingga sulit akses dalam
perjalanan.
Mayoritas penduduk
Desa Siddo memeluk agama Islam. Walaupun demikian masyarakat Desa Siddo
memiliki sikap toleransi yang sangat tinggi, dibuktikan dengan kerukunan hidup
umat beragama yang terjaga dengan baik. Adat istiadat, kepercayaan serta
kepatuhan terhadap norma-norma utamanya norma kesopanan, sangat dipegang teguh
oleh masyarakat di Desa Siddo.
B.
PROGRAM KERJA KKN
Berdasarkan hasil observasi lapangan yang berlangsung
mulai dari tanggal 30 Juni – 3 Juli 2013 dan
hasil seminar desa pada tanggal 4
Juli 2013,
adapun program kerja yang dihasilkan adalah sebagi berikut :
1. Program
Kerja
a. Pembuatan
papan nama yang meliputi :
-
Papan Nama Masjid
-
Papan Petunjuk Dusun
b.
Kerja Bakti di
Kantor Desa dan Masjid
c.
Pembuatan Peta
Desa Siddo
d.
Pengecetan yang
meliputi :
-
Pengecetan pagar kantor desa
-
Pengecetan tempat sampah
2. Program Kerja Tambahan
a.
Pembuatan papan
himbauan
b.
Pembuatan papan
pangkalan ojek
c.
Pembuatan papan
pos kamling
d.
Pembuatan papan
petunjuk masjid
e.
Memperindah
kantor desa
f.
Pendampingan
meliputi :
-
Pesantren kilat
-
Pelatihan Baris Berbaris Tingkat Sekolah Dasar dalam
rangka menyambut HUT RI Ke-68
-
Ikut serta dalam kepanitiaan kecamatan dalam rangka
kegiatan Festival Anak Sholeh
C.
KENDALA
Secara umum
pelaksanaan program kerja Desa Siddo berjalan lancar, namun tetap terdapat kendala
yang dihadapi yaitu masih ada dusun yang belum jalanannya belum di aspal
sehingga sulit dalam akses ke dusun tersebut.
D.
PENYELENGGARAAN & HASIL PROGRAM KERJA KKN
1. Program
Kerja
a. Pembuatan
papan nama yang meliputi :
-
Papan Nama Masjid (Masdarul Khaer)
Tujuannya untuk memberikan
informasi kepada masyarakat tentang keberadaan masjid dan informasi nama Masjid
yang dibuat untuk Masjid Masdarul Khaer yang berada di Dusun Ceppaga Desa
Siddo. Kegiatan ini dilakukan di Posko KKN XXIX UNM desa Siddo yang dilaksanakan
pada minggu ke-7.
-
Papan Petunjuk Dusun Congko dan Dusun Ceppaga
Tujuannya untuk membuat penunjuk
arah dusun agar mudah diketahui dimana posisi dusun tersebut. Kegiatan ini
dilaksanakan di POSKO KKN UNM Desa Siddo dan dikerjakan oleh mahasiswa KKN dan
dilaksanakan pada minggu ke-6.
b. Kerja
Bakti di Kantor Desa dan Masjid
Tujuannya untuk membantu masyarakat
dalam kantor Desa Siddo dan membersihkan dan memperindah halaman kantor Desa Siddo
serta Masjid Nurul Ittihad Siddo dan Masjid Babul Salam Toe yang dilaksanakan
dan dikerjakan oleh mahasiswa KKN pada minggu ke-1 dan ke-2
c. Pembuatan
Peta Desa Siddo
Tujuannya untuk memberikan
informasi kepada pendatang letak geografis Desa Siddo yang dilaksanakan dan
dikerjakan oleh mahasiswa KKN pada minggu ke-8
d. Pengecetan
yang meliputi :
-
Pengecetan pagar kantor desa
Tujuannya untuk memperindah
kantor Desa Siddo dan dikerjakan oleh mahasiswa KKN pada minggu ke-8
-
Pengecetan tempat sampah
Tujuannya untuk memperindah
tempat sampah sehingga menarik minat masyarakat untuk membuang sampah pada
tempatnya dan menyadari pentingnya arti kebersihan dan dikerjakan pada minggu
ke-8
2. Program Kerja Tambahan
a. Pembuatan
papan himbauan
Tujuannya untuk memberikan
informasi berupa peringatan kepada masyarakat tentang pentingnya hidup disiplin
dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN pada minggu ke-3, 4 dan 5
b.
Pembuatan papan
pangkalan ojek
Tujuannya sebagai penanda untuk
memberitahukan kepada masyarakat bahwa tempat tersebut merupakan pangkalan ojek
di Desa Siddo yang dilakukan mahasiswa KKN pada minggu ke-7
c.
Pembuatan papan
pos kamling
Tujuannya sebagai penanda untuk
memberitahukan kepada masyarakat bahwa tempat tersebut merupakan tempat pos
kamling masyarakat di Dusun Ceppaga yang dikerjakan oleh mahasiswa KKN pada
minggu-8
d.
Pembuatan papan
petunjuk masjid
Tujuannya sebagai penanda untuk memberitahukan
kepada masyarakat bahwa terdapat sebuah Masjid di tempat tersebut yaitu di
Dusun Ceppaga yang dikerjakan oleh mahasiswa KKN pada minggu-7
e.
Penanaman bunga
di kantor desa
Tujuannya untuk memperindah kantor
Desa Siddo yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN pada minggu ke-4
f.
Pendampingan
meliputi :
-
Pesantren kilat
Tujuannya membatu para Guru dalam
melaksanakan pesantren kilat di SDN Siddo untuk memberikan pendidikan agama pada
anak yang dilakukan pada minggu ke- 3
-
Pelatihan Baris Berbaris Tingkat Sekolah Dasar dalam
rangka menyambut HUT RI Ke-68
Tujuannya untuk melatih siswa SDN
Siddo dalam melakukan kegiatan baris berbaris dalam menyambut HUT RI Ke-68 yang
dilakukan pada minggu ke-6
-
Ikut serta dalam kepanitiaan kecamatan dalam rangka
kegiatan Festival Anak Sholeh
Tujuannya untuk membantu panitia
dalam melaksanakan kegiatan Festival Anak Sholeh se-Kecamatan Soppeng Riaja
yang dilakukan pada minggu ke-4.
E. REKAPITULASI HASIL
KEGIATAN YANG DICAPAI
1. Program
Kerja
a. Pembuatan
papan nama yang meliputi :
-
Papan Nama Masjid
-
Papan Petunjuk Dusun
b. Kerja
Bakti di Kantor Desa dan Masjid
c. Pembuatan
Peta Desa Siddo
d. Pengecetan
yang meliputi :
-
Pengecetan pagar kantor desa
-
Pengecetan tempat sampah
Dari 4 Program
kerja hasil Seminar Desa di Siddo, Alhamdulillah semua dapat terlaksana dengan lancar
dan baik. Jadi persentase pencapaian program kerja yang telah dilakukan sebesar
100%.
2. Program Kerja Tambahan
a. Pembuatan
papan himbauan
b.
Pembuatan papan
pangkalan ojek
c.
Pembuatan papan
pos kamling
d.
Pembuatan papan
petunjuk masjid
e.
Memperindah
kantor desa
f.
Pendampingan
meliputi :
-
Pesantren kilat
-
Pelatihan Baris Berbaris Tingkat Sekolah Dasar dalam
rangka menyambut HUT RI Ke-68
-
Ikut serta dalam kepanitiaan kecamatan dalam rangka
kegiatan Festival Anak Sholeh
Selain
program kerja yang di seminarkan di atas adalah program kerja tambahan yang terlaksana dan Alhamdulillah dapat terselesaikan semua. Jadi secara
persentase pencapaian program kerja yang
diseminarkan di tambah program kerja
tambahan sebesar 100%.
F.
REKAPITULASI
DANA KEGIATAN
|
No
|
Program Kerja
|
Lokasi
|
Sumber Dana
|
Dana Yang
Digunakan
|
|
A.
|
PROGRAM KERJA
|
|
|
|
|
|
1.
Pembuatan papan nama mesjid
2. Pembutan
papan petunjuk dusun
3. Pembutan
peta desa siddo
4. Kerja
bakti di kantor desa
5. Pembersihan
mesjid
6. Pengecetan
pagar kantor desa
7. Pengecetan
tempat sampah
|
Dusun ceppaga
Samping kantor desa siddo
Di kantor desa siddo
Di
Kantor Desa
Mesjid ittihad siddo dan mesjid
nurul iman toe dusun palambarae
Kantor desa
Siddo
|
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Kepala desa
Pengurus pkk desa siddo
|
Rp.
66.000
Rp.
30.000
Rp.
300.000
_
_
_
_
|
|
PP
|
PROGRAM KERJA TAMBAHAN
|
|
|
|
|
|
1. Pembuatan
papan himbauan mesjid
2. Pembuatan
papan pangkalan ojek
3.
Pembuatan papan pos kamling
4. Pembuatan
papan petunjuk mesjid
5. Memperindah
kantor desa
( menanam bunga )
6. Pendampingan
:
-
Pesantren kilat
-
Pelatihan Baris Berbaris Tingkat Sekolah Dasar
dalam rangka menyambut HUT RI Ke-68
-
Ikut serta dalam kepanitiaan kecamatan dalam
rangka kegiatan Festival Anak Sholeh
|
Mesjid
ittihad siddo dan mesjid nurul iman toe
Pangkalan
ojek siddo
Pos
kamling dusun ceppaga
Mesjid
masdarul khaer dusun ceppaga
Kantor
desa
SDN
SIDDO
SDN
SIDDO
SMA
NEG 1 SOPPENG RIAJA
|
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
Mahasiswa
|
Rp.
50.000
Rp.10.000
Rp.
10.000
Rp.
30.000
_
_
_
_
|
|
|
TOTAL
|
|
|
Rp.
496.000
|
BAB IV
KESIMPULAN
DAN SARAN
Alhamdulillah
puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah membantu
kelancaran dalam menyusun rencana program kerja. Rencana
Program Kerja Individu ini disusun berdasarkan observasi, wawancara, dan
data-data yang ada dan diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan program dan
sebagai acuan awal bagi kegiatan dan program. Tentu saja rencana program ini
jauh dari kesempurnaan karena waktu yang tersedia dan sumber data yang kurang
memadai sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan pada saat
pelaksanaan atau pengembangan program.
Rencana
program ini adalah tangggung jawab penyusun, namun hal tersebut tidak akan
dapat berjalan dengan optimal tanpa bantuan dan partisipasi dari pihak-pihak terkait.
Oleh karena itu penyusun sangat mengharapkan peran-serta dan kerjasama yang
mendukung dari semua pihak agar rencana program kerja ini terealisasikan dengan
baik dan bermanfaat.
A.
KESIMPULAN
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah
satu mata kuliah yang bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang
dimiliki mahasiswa secara langsung kepada masyarakat umum. Kegiatan yang
berlangsung selama dua bulan memberikan kesan yang mendalam antara mahasiswa
KKN dengan aparat pemerintah desa khususnya Desa Siddo beserta mayarakat umum
desa tersebut.
Adapun kesimpulan yang dapat diambil
selama Kuliah Kerja Nyata ini berlangsung adalah :
1. Kuliah
Kerja Nyata merupakan wujud pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana
mahasiswa mampu mengaktualisasikan ilmu yang didapatkan selama kuliah baik
dibangku kuliah maupun diluar bangku kuliah langsung kepada masyarakat umum.
2. Kuliah
Kerja Nyata memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa bagaimana cara
bermasyarakat dengan baik. Yang nantinya akan menjadi bekal setelah mahasiswa
dihadapkan oleh kondisi dan realita di masyarakat.
B.
SARAN
Demi
keberhasilan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Reguler UNM berikutnya dan agar
mempunyai arti bagi mahasiswa dan masyarakat, maka kami mengusulkan saran-saran
berikut ini :
1. Meninjau
kembali format Kuliah Kerja Nyata yang telah dilaksanakan selama ini. Dalam
pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ini ada berbagai kelemahan dalam pelaksanaannya
adalah pendistribusian mahasiswa ke lokasi Kuliah Kerja Nyata tidak merata dan
tidak sesuai antara disiplin ilmu dengan kondisi geografis lokasinya
2. Aparat
Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja dan khususnya Masyarakat Desa Siddo
diharapkan dapat melanjutkan program pengembangan pendidikan dan perawatan
sarana dan prasarana yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
Reguler angkatan XXIX tahun 2013 Universitas Negeri Makassar Posko Desa Siddo.
|
|
|||||||||||||
|
POSKO KKN REGULER UNM ANGK. XXIX TAHUN
2013
|
|||||||||||||
|
DESA SIDDO KECAMATAN SOPPENG RIAJA
KABUPATEN BARRU
|
|||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||||
|
NO
|
JENIS KEGIATAN
|
BULAN / MINGGU
|
|||||||||||
|
JUNI
|
AGUSTUS
|
||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||||||
|
1
|
Pembuatan
papan nama masjid
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
2
|
Pembuatan
papan nama dusun
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
3
|
Kerja Bakti di
Kantor Desa dan Masjid
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
4
|
Pembuatan Peta
Desa Siddo
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
5
|
Pengecetan pagar kantor desa
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
6
|
Pengecetan tempat sampah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
7
|
Pembuatan
papan himbauan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
8
|
Pembuatan
papan pangkalan ojek
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
9
|
Pembuatan
papan pos kamling
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
10
|
Pembuatan
papan petunjuk masjid
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
11
|
Memperindah
kantor desa
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
12
|
Pendampingan
Pesantren kilat
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
13
|
Pelatihan Baris Berbaris
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
14
|
Ikut dalam kepanitiaan Festival Anak Shaleh
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
Keterangan :
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||
|
|
=
Terlaksana
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
|
|
Siddo, Agustus 2013
|
|||||||||||
Langganan:
Postingan (Atom)














































