Label

Jumat, 08 Februari 2013

Supervisi Dalam Bidang Kurikulum

SUKMA SUKARDI
104904021
PGPAUD KELAS A 2010
SUPERVISI DAN EVALUASI
Supervisi dalam bidang kurikulum mencakup semua pemberian tujuan yang ingin dicapai meliputi :
Harus memastikan guru mengerti dan memahami tujuan pembelajaran untuk apa dia mengajar dan kenapa dia mengajar setelah mengerti maka supervusor memberi bantuan kepada guru berupa keterampilan dan kemampuan dalam rangka mengembangkan tujuan oembelajaran yang menyangkut materi, metode, media dll sehingga guru bisa beraktivitas yang berkaitan dengan kemampuan setelah terampil maka diberi bantuan agar dia tau cara menggunakan metode-metode pengembangan dalam pembelajaran agar tujuannya tercapai kemudian memperhatikan media berupa fasilitas yang mendukung pembelajaran baik tempat maupun alat dan agar sarana itu bisa mencapai tujuan pembelajaran contohnya dari metode itu dimana tempat yang cocok dan bagaimana agar dapat menggunakan sarana yang ada kemudian memperhatikan sumber belajar bahwa guru diberi bantuan untuk memahami sumber belajar yang dapat dipakai dalam pengembangan pembelajaran seperti perpustakaan, media cetak, tokoh-tokoh dan tempat ilmiah agar anak dapat belajar dan memahami secara nyata contohnya ketika mengajar metode bercerita dan memperkenalkan buku maka kita mengajak anak ke perpustakaan  agar anak dapat mengenal situasi yang sebenarnya setelah itu mengumpulkan data dapat berupa observasi, pengamatan, portofolio, dokumentasi, hasil karya, unjuk kerja atau praktek langsung sehingga guru mampu membuat penilaian yang bersifat objective dan melaporkannya dengan deskripsi misalnya ketika mengatakan bagus maka dia juga memberikan alasan mengapa di katakan bagus setelah itu membina guru menyusun perangkat pembelajaran yang baik seperti program semester 1 semester 2, mingguan dan harian serta meliputi kelompok A dan kelompok B berdasarkan pembelajaran tematik yang dapat dilakukan dengan pemberian baik, cukup atau kurang serta dapat juga menggunakan bintang 1, 2 dan 3.

Pengertian Supervisi Pendidikan & Contoh


TUGAS SUPERVISI & EVALUASI
“ SUPERVISI ”

D
I
S
U
S
U
N
O L E H :

S U K M A  S U K A R D I
1 0 4 9 0 4 0 2 1
P G P A U D  /  A

PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2012

PENGERTIAN SUVERVISI MENURUT PARA AHLI
1.     Di dalam buku Pedoman Kurikulum tahun 1975 dan diperbarui sebagai kurikulum 1984, disebutkan bahwa Supervisi merupakan pembinaan yang diberikan kepada seluruh staf sekolah agar mereka dapat meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang dengan lebih baik.
2.    K.A. Acheson dan M.D Gail mengemukakan bahwa Supervisi merupakan suatu proses membantu guru memperkecil ketidak sesuain antara tingkah laku mengajar yang nyata dengan tingkah laku mengajar yang ideal.
3.    Didalam bukunya “Effective Supervision” Wayne K. Hoy dan Patrick B. Forsyth mengatakan bahwa pelerjaan supervisi bukan bertujuan untuk untuk memberikan vonis tentang kemampuan seseorang atau mengontrol pekerjaannya, tetapi lebih mengarah kepada bentuk kerja sama antara atasan dan bawahan.Pengertian Supervisi ini diambil dari buku “Organisasi dan Administrasi”, Oleh: Dr. Suharsimi Arikunto, hal: 153, Penerbit: PT RajaGrafindo Persada.
4.    Good Carter, Memberi pengertian supervisi adalah usaha dari petugas-petugas sekolah dalam memimpin guru-guru dan petugas lainnya, dalam memperbaiki pengajaran, termasuk menstimulir, menyeleksi pertumbuhan jabatan dan perkembangan guru-guru dan merevisi tujuan-tujuan pendidikan, bahan-bahan pengajaran, dan metode mengajar dan evaluasi pengajaran.  God Carter melihatnya sebagai usaha memimpin guru-guru dalam jabatan mengajar.
5.    Boardman, Menyebutkan Supervisi adalah salah satu usaha menstimulir, mengkoordinir dan membimbing secarr kontinyu pertumbuhan guru-guru di sekolah baik secara individual maupun secara kolektif, agar lebih mengerti dan lebih efektif dalam mewujudkan seluruh fungsi pengajaran dengan demikian mereka dapat menstmulir dan membimbing pertumbuan tiap-tiap murid secara kontinyu, serta mampu dan lebih cakap berpartsipasi dlm masyarakat demokrasi modern. Boardman. Melihat supervisi sebagai lebih sanggup berpartisipasi dlm masyarakat modern.
6.    Wilem Mantja (2007) Mengatakan bahwa, supervisi diartikan sebagai kegiatan  supervisor (jabatan resmi) yang dilakukan untuk perbaikan proses belajar mengajar (PBM). Ada dua tujuan (tujuan ganda) yang harus diwujudkan oleh supervisi, yaitu; perbaikan (guru murid) dan peningkatan mutu pendidikan. Willem Mantja memandang supervisi sebagai kegiatan untuk perbaikan (guru murid) dan peningkatan mutu pendidikan.
7.    Kimball Wiles (1967) Konsep supervisi modern dirumuskan sebagai berikut : “Supervision is assistance in the development of a better teaching learning situation”. Kimball Wiles beranggapan bahwa faktor manusia yg memiliki kecakapan (skill) sangat penting untuk menciptakan suasana belajar mengajar yg lebih baik.
8.    Mulyasa (2006) supervisi sesungguhnya dapat dilaksanakan oleh kepala sekolah yang berperan sebagai supervisor, tetapi dalam sistem organisasi modern diperlukan supervisor khusus yang lebih independent, dan dapat meningkatkan obyektivitas dalam pembinaan dan pelaksanaan tugas.
9.    Ross L (1980), Mendefinisikan bahwa supervisi adalah pelayanan kapada guru-guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan pengajaran, pembelajaran dan kurikulum. Ross L memandang supervisi sebagai pelayanan kapada guru – guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan.
10. Menurut Purwanto dalam bukunya administrasi dan supervisi pendidikan (2009: 76) mengatakan supervisi pendidikan adalah Segala bantuan dari pemimpin sekolah yang tertuju kepada perkembangan kepemimpinan guru-guru dan personil sekolah lainnya didalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan, berupa dorongan, bimbingan, dan kesempatan bagi pertumbuhan keahlian dan kecakapan guru-guru seperti bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan-pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran, pemilihan alat-alat pelajaran, dan metode-metode mengajar yang lebih baik.
11.  Dalam Carter Good’s Dictionary Of Education seperti yang dikutip oleh Oteng Sutisna (1993: 264), supervisi pendidikan didefinisikan sebagai Segala sesuatu dari para pejabat sekolah yang diangkat, diarahkan kepada penyediaan kepemimpinan bagi para guru dan tenaga kependidikan lain dalam perbaikan pengajaran, melihat stimulasi pertumbuhan professional dan perkembangan dari para guru, seleksi dan revisi tujuan-tujuan pendidikan, bahan pengajaran, dan metode-metode mengajar dan evaluasi pengajaran.
12. Pengertian supervisi pendidikan Menurut Hadari Nawawi (1992: 104) adalah Pelayanan yang disediakan oleh pimpinan untuk membantu para guru agar menjadi cakap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya dan ilmu pendidikan pada khususnya, sehingga mampu meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar disekolah
13. M. Rifai (1982: 38), mengemukakan bahwa Supervisi merupakan pengawasan yang lebih professional dibandingkan dengan pengawasan umum karena perkembangan kemajuan pendidikan yang membutuhkannya, yaitu pengawasan akademik yang mendasarkan kepada kemampuan ilmiah.
14. Ametembun (1992: 3) mengemukakan bahwa supervisi pendidikan merupakan perbaikan dan/ atau peningkatan kualitas pendidikan pada umumnya dan kualitas mengajar guru-guru dan kualitas belajar peserta didik pada khususnya.
CONTOH SUPERVISI PENDIDIKAN
Ada suatu Taman Kanak-kanak di sulsel yang kurang berkembang dan hanya memiliki sedikit media pembelajaran dan juga guru di TK tersebut hanya memiliki 2 orang pendidik termasuk kepala sekolah.
ð  Sebagai seorang supervisor saya akan menilai dan melihat pelaksanaan tersebut sehingga mengemukakan masalah yang di hadapi, adapun masalah yang di hadapi di TK tersebut adalah :
1.     TK tersebut berada di tempat terpencil
2.    Mereka sulit mendapatkan media pembelajaran yang tepat
3.    Mereka kurang informasi mengenai cara membuat media agar dapat meningkatkan aspek perkembangan anak
4.    Orang-orang di tempat itu kurang berminat mengajar di TK
ð  Dan saya akan memberikan solusi yang efektif dan efisien terhadap masalah di TK tersebut dengan :
1.     Mengunjungi TK tersebut dan meninjau secara langsung masalah yang terjadi
2.    Memberikan suatu kaset/CD cara membuat dan menggunakan media pembelajaran, sehingga mereka mampu membuat media tanpa harus membeli media
3.    Memberikan bahan-bahan untuk membuat media sehingga langsung dapat di gunakan
4.    Memberikan semangat dan dukungan kepada pendidik di TK tersebut agar mampu mengajar, membuat dan menggunakan media dengan tepat
5.    Memperbanyak komunikasi bukan hanya pada pendidik tapi juga masyarakat sekitar betapa pentingnya memberikan pembelajaran sejak dini kepada anak.
PENDAPAT SAYA TENTANG SUPERVISI
Menurut saya supervisi adalah pelaksanaan program pendidikan yang memerlukan adanya pengawasan yang bertanggung jawab tentang keefektifan program itu. Oleh karena itu, pengawasan haruslah meneliti ada atau tidaknya kondisi-kondisi yang akan memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.

Senin, 04 Februari 2013

Permainan Bahasa Inggris "Where Is My Mom"

WHERE IS MY MOM
Permainan Where Is My Mom yang kami buat ini adalah permainan mencocokkan gambar dimana ada dua buah gambar dalam suatu bagian, gambar yang pertama adalah gambar dengan ukuran yang besar dan disampingnya ada tempat untuk menyimpan gambar kedua yang berukuran kecil. Gambar yang besar adalah gambar induk binatang tertentu dan gambar yang kecil adalah gambar anak dari binatang tersebut. Jenis permainan ini hampir menyerupai permainan puzzle dengan memberi bagian untuk meletakkan kepingan dari gambar si anak dari hewan tersebut, tapi pada permainan ini hanya ada satu kepingan dan setiap bagian hanya memiliki satu kepingan yang benar. Dalam setiap gambar dari permainan Where Is My Mom ini setiap binatang/hewan yang ada memiliki nama dengan tulisan berbahasa indonesia serta bahasa inggris yang dapat mengajarkan anak nama-nama binatang dengan bahasa inggris.
Permainan ini dapat dimainkan secara kelompok tapi dapat juga dimainkan secara individu.
1.      Persiapan :
a.       Menyiapkan tempat yang bersih dan nyaman untuk bermain.
b.      Menyiapkan beberapa gambar binatang/hewan yang telah dibuat diatas meja.
2.      Cara Bermain Individu :
a.       Melepaskan setiap kepingan gambar anak binatang/hewan yang terpasang dari gambar induknya.
b.      Acak gambar induk serta gambar anak binatang/hewan.
c.       Berikan contoh pada anak cara memainkan permainan tersebut.
d.      Minta anak untuk mencoba melakukannya.
e.       Jika anak telah mencocokan gambar tersebut, tanyakan nama binatang/hewan yang selesai dikerjakannya.
f.       Setelah anak menjawab maka beri tahu bahasa inggris dari nama binatang/hewan tersebut dan perlihatkan tulisan atau ejaan yang ada pada gambar tersebut.
g.      Suruh anak menyebutkan nama binatang/hewan tersebut setelah memberi contoh.
h.      Berikan pujian kepada anak karena telah berhasil menemukan induk dari gambar anak binatang/hewan serta pujian karena anak telah mampu menyebutkan nama binatang/hewan tersebut dalam bahasa inggris.
3.      Cara Bermain Kelompok :
a.       Anak dibagi menjadi beberapa kelompok (1 kelompok kira-kira 3-4 orang anak.
b.      Berikan kepada setiap kelompok 3-4 gambar sesuai dengan jumlah anak tiap kelompok.
c.       Melepaskan setiap kepingan gambar anak binatang/hewan yang terpasang dari gambar induknya.
d.      Acak gambar induk serta gambar anak binatang/hewan.
e.       Berikan contoh pada anak cara memainkan permainan tersebut.
f.       Kemudian anak di berikan tugas untuk mencocokkan gambar tersebut sesuai dengan induknya tapi dilakukan secara estapet atau bergantian, jika temannya telah selesai mencari dan mencocokkan gambar dengan benar maka dilanjutkan oleh temannya yang lain untuk mencari induk binatang/hewan yang di pegangnya.
g.      Jika semua anak telah mencocokan gambar tersebut, beri tahu bahasa inggris dari nama binatang/hewan tersebut satu persatu dan perlihatkan tulisan atau ejaan yang ada pada gambar tersebut.
h.      Suruh semua anak menyebutkan nama binatang/hewan tersebut setelah memberi contoh cara penyebutannya.
i.        Berikan pujian kepada anak karena telah berhasil menemukan induk dari gambar anak binatang/hewan serta pujian karena anak telah mampu menyebutkan nama binatang/hewan tersebut dalam bahasa inggris.
j.        Saat bekerja anak dapat di iringi dengan mendengarkan music agar anak senang dan tidak merasa bosan.

Rabu, 30 Januari 2013

Supervisi Dalam Bidang Anak Didik

SUKMA SUKARDI
104904021
PGPAUD A 2010
Supervisi dalam bidang anak didik :
Segala bentuk bimbingan atau bantuan yang berkaitan dengan anak didik...
1.      Seorang supervisor harus memberikan bimbingan dan atau bantuan kepada kepala paud dan atau guru dalam melaksanakan 2 hal yang pertama yaitu menyelenggarakan penerimaan yang berkaitan dengan anak didik berupa prosedur dan kriteria yang jelas sebagai syarat dalam penerimaan seperti umur, jenis kelamin atau agama. Yang kedua pengelompokan anak didik yang sudah di terima misalnya mengelompokkan anak didik berdasarkan usia sehingga ada kelompok A (3-4 tahun) dan kelompok B (5-6 tahun) serta pengelompokan berdasarkan bakat dan minat seperti menggambar, mewarnai dll.
2.      Sebagai seorang supervisor yang baik maka kita harus memberikan bimbingan dan atau bantuan kepada kepala atau guru dalam memecahkan masalah-masalah anak didik yang menyangkut masalah pembelajaran baik itu masalah di dalam kelas maupun masalah di luar kelas. Seperti masalah ketika ada anak susah dalam bersosialisasi dalam kelas dengan alasan anak tersebut pemalu maka supervisor memberikan bantuan dan bimbingan agar anak tersebut di biasakan untuk sering di ajak berbicara dan bermain secara kelompok secara bertahap agar anak itu terbiasa untuk bersosialisasi.
3.      Seorang supervisor harus memberikan bantuan dan bimbingan kepada kepala dan atau guru paud dalam menyalurkan dan memenuhi bakat dan minat anak didik yang harus di sesuaikan dengan kondisi anak agar keinginan dari anak tersebut dapat terpenuhi misalnya ketika seorang guru menyuruh menyelesaikan puzzle yang bergambar ayam tapi anak tersebut ingin menyelesaikan puzzle yang bergambar kelinci maka kita memberikan arahan agar guru dapat mengizinkan anak tersebut dalam menyelesaikan puzzle tersebut agar tidak menghambat keinginannya dalam menyalurkan bakat & minatnya.
Supervisi dalam bidang kepegawaian :
Segala bentuk bimbingan dan atau bantuan yang di tujukan kepada kepala lembaga paud dalam bidang kepegawaian...
1.      Seorang supervisor harus memberikan bantuan dan atau bimbingan dalam peningkatan kemampuan kepala lembaga paud dalam memberikan tugas dengan melakukan pembagian tugas kepada semua anggota atau bawahan seperti dengan membuat jadwal secara teratur dan merata untuk semua pegawai sehingga mereka dapat mengetahui tugasnya masin-masing sesuai dengan jadwal yang di tentukan serta dapat menentukan apakah ada tugas lain selain tugasnya dalam urusan kepegawaian seperti membersihkan atau piket.
2.      Seorang supervisor yang baik harus memberikan bimbingan dan atau bantuan dalam meningkatkan kemampuan kepala serta anggota lembaga paud dalam memberikan pengarahan, bimbingan atau memimpin bawahannya disini jelas terlihat bahwa seorang supervisor bersikap sebagai pemimpin dan bukan seorang bos yang hanya ingin mengetahui hasil akhir dari kinerja bawahannya tapi sebagai pemimpin yang baik supervisor akan memberikan arahan dan bimbingan kepada anggotanya ketika mereka yang kurang mengerti ataupun belum dipahami sehingga meningkatkan kemampuannya.
3.      Seorang supervisor yang baik harus memberikan bantuan dan atau bimbingan kepada personalia lembaga dalam meningkatkan kemampuan kepala serta anggota lembaga paud dalam meningkatkan kesejahteraan bawahannya dengan tidak bersikap egois yang hanya ingin tahu beres semua pekerjaan para bawahannya tetapi harus memperhatikan kesejahteraan para bawahannya apapun yang terjadi seperti ketika ada bawahan yang tidak dapat mengikuti suatu kegiatan karena kesehatannya terganggu maka pemimpin dapat memaklumi keadaan tersebut.
4.      Seorang supervisor yang baik harus memberikan bantuan dan atau bimbingan kepada kepala dan semua anggota lembaga paud dalam meningkatkan kemampuannya dalam membantu bawahannya dalam melaksanakan tugas yang telah di berikan seperti ketika menemui masalah dalam pembuatan media pembelajaran maka kita harus memberikan bimbingan dan arahan agar dia dapat meningkatkan kemampuannya dalam membuat media pembelajaran di kelas dengan memberikan kaset yang berisi tentang cara membuat media yang tepat dan berkualitas atau dengan mengajaknya mengikuti workshop.