Label

Jumat, 08 Februari 2013

Pengertian Supervisi Pendidikan & Contoh


TUGAS SUPERVISI & EVALUASI
“ SUPERVISI ”

D
I
S
U
S
U
N
O L E H :

S U K M A  S U K A R D I
1 0 4 9 0 4 0 2 1
P G P A U D  /  A

PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2012

PENGERTIAN SUVERVISI MENURUT PARA AHLI
1.     Di dalam buku Pedoman Kurikulum tahun 1975 dan diperbarui sebagai kurikulum 1984, disebutkan bahwa Supervisi merupakan pembinaan yang diberikan kepada seluruh staf sekolah agar mereka dapat meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang dengan lebih baik.
2.    K.A. Acheson dan M.D Gail mengemukakan bahwa Supervisi merupakan suatu proses membantu guru memperkecil ketidak sesuain antara tingkah laku mengajar yang nyata dengan tingkah laku mengajar yang ideal.
3.    Didalam bukunya “Effective Supervision” Wayne K. Hoy dan Patrick B. Forsyth mengatakan bahwa pelerjaan supervisi bukan bertujuan untuk untuk memberikan vonis tentang kemampuan seseorang atau mengontrol pekerjaannya, tetapi lebih mengarah kepada bentuk kerja sama antara atasan dan bawahan.Pengertian Supervisi ini diambil dari buku “Organisasi dan Administrasi”, Oleh: Dr. Suharsimi Arikunto, hal: 153, Penerbit: PT RajaGrafindo Persada.
4.    Good Carter, Memberi pengertian supervisi adalah usaha dari petugas-petugas sekolah dalam memimpin guru-guru dan petugas lainnya, dalam memperbaiki pengajaran, termasuk menstimulir, menyeleksi pertumbuhan jabatan dan perkembangan guru-guru dan merevisi tujuan-tujuan pendidikan, bahan-bahan pengajaran, dan metode mengajar dan evaluasi pengajaran.  God Carter melihatnya sebagai usaha memimpin guru-guru dalam jabatan mengajar.
5.    Boardman, Menyebutkan Supervisi adalah salah satu usaha menstimulir, mengkoordinir dan membimbing secarr kontinyu pertumbuhan guru-guru di sekolah baik secara individual maupun secara kolektif, agar lebih mengerti dan lebih efektif dalam mewujudkan seluruh fungsi pengajaran dengan demikian mereka dapat menstmulir dan membimbing pertumbuan tiap-tiap murid secara kontinyu, serta mampu dan lebih cakap berpartsipasi dlm masyarakat demokrasi modern. Boardman. Melihat supervisi sebagai lebih sanggup berpartisipasi dlm masyarakat modern.
6.    Wilem Mantja (2007) Mengatakan bahwa, supervisi diartikan sebagai kegiatan  supervisor (jabatan resmi) yang dilakukan untuk perbaikan proses belajar mengajar (PBM). Ada dua tujuan (tujuan ganda) yang harus diwujudkan oleh supervisi, yaitu; perbaikan (guru murid) dan peningkatan mutu pendidikan. Willem Mantja memandang supervisi sebagai kegiatan untuk perbaikan (guru murid) dan peningkatan mutu pendidikan.
7.    Kimball Wiles (1967) Konsep supervisi modern dirumuskan sebagai berikut : “Supervision is assistance in the development of a better teaching learning situation”. Kimball Wiles beranggapan bahwa faktor manusia yg memiliki kecakapan (skill) sangat penting untuk menciptakan suasana belajar mengajar yg lebih baik.
8.    Mulyasa (2006) supervisi sesungguhnya dapat dilaksanakan oleh kepala sekolah yang berperan sebagai supervisor, tetapi dalam sistem organisasi modern diperlukan supervisor khusus yang lebih independent, dan dapat meningkatkan obyektivitas dalam pembinaan dan pelaksanaan tugas.
9.    Ross L (1980), Mendefinisikan bahwa supervisi adalah pelayanan kapada guru-guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan pengajaran, pembelajaran dan kurikulum. Ross L memandang supervisi sebagai pelayanan kapada guru – guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan.
10. Menurut Purwanto dalam bukunya administrasi dan supervisi pendidikan (2009: 76) mengatakan supervisi pendidikan adalah Segala bantuan dari pemimpin sekolah yang tertuju kepada perkembangan kepemimpinan guru-guru dan personil sekolah lainnya didalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan, berupa dorongan, bimbingan, dan kesempatan bagi pertumbuhan keahlian dan kecakapan guru-guru seperti bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan-pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran, pemilihan alat-alat pelajaran, dan metode-metode mengajar yang lebih baik.
11.  Dalam Carter Good’s Dictionary Of Education seperti yang dikutip oleh Oteng Sutisna (1993: 264), supervisi pendidikan didefinisikan sebagai Segala sesuatu dari para pejabat sekolah yang diangkat, diarahkan kepada penyediaan kepemimpinan bagi para guru dan tenaga kependidikan lain dalam perbaikan pengajaran, melihat stimulasi pertumbuhan professional dan perkembangan dari para guru, seleksi dan revisi tujuan-tujuan pendidikan, bahan pengajaran, dan metode-metode mengajar dan evaluasi pengajaran.
12. Pengertian supervisi pendidikan Menurut Hadari Nawawi (1992: 104) adalah Pelayanan yang disediakan oleh pimpinan untuk membantu para guru agar menjadi cakap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya dan ilmu pendidikan pada khususnya, sehingga mampu meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar disekolah
13. M. Rifai (1982: 38), mengemukakan bahwa Supervisi merupakan pengawasan yang lebih professional dibandingkan dengan pengawasan umum karena perkembangan kemajuan pendidikan yang membutuhkannya, yaitu pengawasan akademik yang mendasarkan kepada kemampuan ilmiah.
14. Ametembun (1992: 3) mengemukakan bahwa supervisi pendidikan merupakan perbaikan dan/ atau peningkatan kualitas pendidikan pada umumnya dan kualitas mengajar guru-guru dan kualitas belajar peserta didik pada khususnya.
CONTOH SUPERVISI PENDIDIKAN
Ada suatu Taman Kanak-kanak di sulsel yang kurang berkembang dan hanya memiliki sedikit media pembelajaran dan juga guru di TK tersebut hanya memiliki 2 orang pendidik termasuk kepala sekolah.
ð  Sebagai seorang supervisor saya akan menilai dan melihat pelaksanaan tersebut sehingga mengemukakan masalah yang di hadapi, adapun masalah yang di hadapi di TK tersebut adalah :
1.     TK tersebut berada di tempat terpencil
2.    Mereka sulit mendapatkan media pembelajaran yang tepat
3.    Mereka kurang informasi mengenai cara membuat media agar dapat meningkatkan aspek perkembangan anak
4.    Orang-orang di tempat itu kurang berminat mengajar di TK
ð  Dan saya akan memberikan solusi yang efektif dan efisien terhadap masalah di TK tersebut dengan :
1.     Mengunjungi TK tersebut dan meninjau secara langsung masalah yang terjadi
2.    Memberikan suatu kaset/CD cara membuat dan menggunakan media pembelajaran, sehingga mereka mampu membuat media tanpa harus membeli media
3.    Memberikan bahan-bahan untuk membuat media sehingga langsung dapat di gunakan
4.    Memberikan semangat dan dukungan kepada pendidik di TK tersebut agar mampu mengajar, membuat dan menggunakan media dengan tepat
5.    Memperbanyak komunikasi bukan hanya pada pendidik tapi juga masyarakat sekitar betapa pentingnya memberikan pembelajaran sejak dini kepada anak.
PENDAPAT SAYA TENTANG SUPERVISI
Menurut saya supervisi adalah pelaksanaan program pendidikan yang memerlukan adanya pengawasan yang bertanggung jawab tentang keefektifan program itu. Oleh karena itu, pengawasan haruslah meneliti ada atau tidaknya kondisi-kondisi yang akan memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar